+ Antara Eks Pacar Dan Eks Selingkuhan +
dilihat dari title nya..sudah terlihat banget perbedaannya.dan kayaknya amma gak harus ngejelasin lebih jauh..apa dan siapa itu mantan pacar dan mantan selingkuhan.yang pasti keduanya biarpun sama sama “mantan” tapi mempunyai standar sendiri-sendiri dalam menghadapi dan mengatasinya.
posting dengan judul kayak gini, itu terinspirasi dari blog seseorang. disana dia cerita kalo ada suami yang dengan berjiwa besar mencari eks istrinya. dan ternyata setelah ketemu si eks itu lagi sakit berat. lalu si istri ikut nungguin beserta suaminya.dan itu termasuk dalam indikato kebahagiaan buat sang istri. karena ingin membahagiakn istri itulah sang suami rela berkorban.dan di akhir cerita dia bilang gini “me bisa kayak gitu nggak yah??”
memang, kalo urusan yang ada kaitannya dengan kebahagiaan orang yang kita cintai semua bisa kita lakuin.bahkan kepala bisa dijadiin kaki juga sebaliknya. sama seperti tindakan suami tersebut.tapi, andai yang ingin ditemui sang istri adalah mantan selingkuhan?? apa dengan berjiwa besar pulakah suami tersebut mengabulkan keinginan sang istri??
Bagi amma pribadi sih,misalnya suami/cowok Amma pengen ketemu dengan mantan pacar nggak masalah *selagi gak macam-macam*. walaupun pasti muncul sedikit rasa curiga,pikiran negatif etc *namanya juga manusia :P*
lha..kalo ketemuan sama mantan selingkuhan?? wew..tunggu duluuww…gak semudah itu dunk amma mengabulkan. karena akan banyak pertentangan dalam hati. memang sih demi kebahagiaan orang yang kita sayangi, tapi disisi lain hati kita juga tertusuk sembilu karena otomatis luka lama terbuka kembali. kenangan yang sudah dikubur akan hidup. dan kayaknya wajar jika timbul ketakutan tersendiri *krn amma hanyalah manusia biasa :P*.mungkin satu pertanyaan akan dikemukaan oleh diri amma pribadi. kalo mengizinkan mereka bertemu..sudah siapkah dengan sakit yang mencuat ke permukaan, dengan harga diri yang tercabik.kayaknya gak deh,rasa sakit yang pertama aja susah sembuhnya kok malah mo ditambah lagi *masak mau terjerumus untuk kedua kali*.kebahagiaan orang yang kita sayangi memang penting tapi kebahagiaan,ketenangan hati, dan menjaga perasaan Amma sendiri juga lebih penting *bukankah kita harus menghargai/mencintai diri sendiri dulu baru bisa menghargai/mencintai orang lain??*. ahaks..ahaks..yang gak setuju, Amma doain mandul..hahahhhaa..eh gak deng..amma cuma becanda
:D..jangan dimasukin ke hati lo yaks..becanda guys!!!
peace!!!









