Musium Ulen Sentalu

Yogyakarta dikenal sebagai pusat kebudayaan yang kaya akan warisan budaya. salah satu diantaranya adalah musium Ulen sentalu. Ulen sentalu adalah musium seni budaya jawa yang terletak di kawasan wisata kaliurang. Tetapi, walaupun Letaknya yang ”agak dalam” dan dari luar tampak menyeramkan namun saat masuk dan menjelajahi tiap bagian musium ini akan terasa sekali atmosfer kehidupan tempo dulu dan aura perempuan yang sangat kental.
Ulen sentalu sendiri merupakan akronim dari ”ulating blencong sejatine tataraning lumaku” yang kalau difilosofiskan yaitu hidup manusia itu bagai nyala api meliuk-liuk tidak tetap alias tidak ajeg untuk itulah harus berhati-hati dalam meniti kehidupan.
Musium ini menceritakan kerajaan Yogya – Solo terutama kehidupan para putri dan batik. Ada 7 Ruangan didalamnya, dimana masing-masing ruangan didesain secara eksotis dan yang pasti kita akan menemui banyak hal yang menarik.
Ruangan pertama berisi lukisan dan foto-foto, ada foto Bu Hartini yang merupakan istri ke-4 dari Bung Karno yang sangat menyukai batik, para putri keraton, sri sultan hamengkubuwono IX, Bray Partini Djayadiningrat, nenek Dimas jay yang merupakan tokoh penulis terkenal pada masa itu. Salah satu karyanya yang sangat fenomenal adalah ande-ande lumut, lukisan gadis dari rakyat biasa dengan memakai batik khusus orang kebanyakan yang pada masa tersebut dikenal dengan sebutan ”dhenok” yang bergaya bak foto model, lukisan Ratu mas dengan suaminya Paku Buwono X yang pada masa itu merupakan raja yang paling kaya dan paling royal. Selain itu ditampilkan juga lukisan-lukisan yang termasuk kategori pornografi. Pada masa itu yang dinamakan pornografi adalah ketika seorang perempuan memperlihatkan betis.









