My Name Is Khan

Posted on March 27th, 2010 in corat-coret, movie by amma

Jalan menuju Tuhan adalah jalan cinta. Tidak ada perang, pertikaian, semua damai dan penuh kasih. Tak lihat darimana berasal, warna kulit, suku dan agama. Tebarkan sayang, tebarkan kasih dan tanamkan cinta. Dan kita pun akan tahu wujud Tuhan dengan sendirinya, karena sejatinya wujud Tuhan ada dimana mana dengan segala macam rupa. (yang tidak setuju dengan ini bolehlah kirim message ke saya, dan saya akan mencoba menjelaskannya walau mungkin tidak panjang) itu POINT terpenting yang saya ambil dan dapatkan dari film My Name Is Khan.

Ngomong-ngomong soal film ini, menurut saya pribadi film “MNIK” ok banget dah. Semua pesan yang memang ingin disampaikan mengena banget. Bagaimana tidak, kita seringkali terlalu egois dan menganggap apa yang kita yakini adalah benar. Mengorbankan orang lain demi keyakinan yang kita yakini.

Di MNIK, SRK berperan sebagai Rizvan Khan seorang yang mengidap sindrom Asperger (salah satu gejala autis, disini Rizvan benci dengan warna kuning dan suara bising). Rizvan Khan kecil yang juga seorang muslim hidup bersama ibu (Zarina Wahab) dan adiknya di wilayah Borivali di Mumbai. Saat ia dewasa dan ibunya meninggal dia pun pindah ke San Fransisco mengikuti hidup bersama adik serta iparnya. Dan Hasina (sang adik ipar) yang kebetulan seorang psikolog mengajarkan banyak hal kepada Rizvan. Di SF, Rizvan bekerja sebagai marketing produk kosmetik herbal, dan dalam melakoni pekerjaan inilah dia bertemu dengan Mandira (Kajol). Perempuan yang membuat dia jatuh cinta. Mandira adalah single parent bagi anak laki-lakinya Sameer atau dipanggilnya Sam.

Pada akhirnya mereka menikah walau tidak disetujui oleh sang adik (karena Mandira beragama Hindu) dan memulai usaha.
Pada awalnya mereka hidup bahagia, usaha lancar dan hubungan dengan lingkunganya pun baik. Namun setelah peristiwa 9/11 semua berubah. Diseluruh USA dan seluruh Dunia warga yang beragama Islam dikucilkan, mendapat perlakuan diskriminasi, dan dianggap Teroris. Namun Mereka tetap bertahan dan bersama-sama dalam menghadapi masa-masa sulit itu sampai sebuah tragedi terjadi. Mereka pun berpisah, dan untuk memenangkan hati Mandira, Rizvan berpetualang melewati berbagai negara bagian Amerika untuk menemui Presiden USA hanya untuk mengatakan sebuah pesan.

Apakah pesan itu? Dan bagaimana petualangan Rizvan..tonton aja sendiri ya…:P :)

Up In The Air

Posted on March 20th, 2010 in corat-coret, movie by amma

Film ini mengenai kehidupan di angkasa dengan segala keruwetan dan kenikmatannya. Hanya untuk memecat orang-orang atas nama Bos tempat dimana Ryan Bingham (George Clooney) bekerja , dia harus terbang bermil mil dari satu kota di Amerika. Mengorbankan semua hubungan bahkan dengan keluarganya. Pekerjaan yang tidak mudah, karena melibatkan perasaan/hati nurani dan tekanan emosional. Namun, Ryan Bingham adalah karyawan yang kredibel. Tekanan dan gesekan emosi dari orang-orang yang akan dipecatnya tidak membuat dia ragu.

Bahkan Ryan Bingham mampu menggali dan membangunkan potensi yang dimiliki oleh karyawan yang akan dipecatnya. Dalam salah satu scene digambarkan, bagaiman Ryan mencoba untuk membuat karyawan yang akan dipecatnya sadar bahwa pemecatannya justru akan membuat dia lebih mandiri. Mengingatkan karyawan tersebut bahwa dulu dia mempunyai keahlian dalam bidang tertentu dan itu seringkali berhasil.

Praktis kehidupan Ryan selalu berputar dari Bandara ke Bandara. Bagi dia keluarga dan mempunyai anak tidaklah penting. Dia tidak pernah berkeinginan untuk tinggal menetap di suatu kota tertentu, sampai dia bertemu Alex (Vera Farmiga). Namun dalam waktu yang sama muncul sosok perempuan muda di perusahaannya yang cerdas, arogan,idealis, dan belum matang dalam menghadapi kehidupan juga pekerjaannya.

Ryan dan Natalie terikat namun dalam konteks profesionalisme pekerjaan. Pada mulanya banyak gesekan antara mereka berdua. Namun hal itu mampu diselesaikan. Sedang bersama Alex, Ryan menemukan kebahagiaan batin yang selama ini tidak pernah dirasakan. Tapi ternyata, saat Ryan menyadari bahwa Alex adalah segalanya dia harus menelan pil kekecewaan. Perempuan itu telah memiliki keluarga dengan beberapa anak dan hanya menganggap Ryan sebagai selingan.

Bukan film romantisme namun banyak scene yang menggambarkan keromantisan, juga bukan film komedi keseluruhan namun banyak perkataan dan acting yang membuat kita tersenyum.

Antara Update dan Cekidot

Posted on March 16th, 2010 in corat-coret, renungan, stories by amma

Jarang update?

Yup betul. beberapa bulan-bulan ini memang jarang update. Bahkan memulai menulis di blog ini terkadang bingung dari mana. Menulis tentang perasaan, nanti ujung-ujungnya disangka curhatan pribadi. Walaupun seharusnya hal seperti itu tidak menjadi penghalang namun lama-lama jujur saja saya sedikit terganggu. Jadi yah gitu, akhirnya apa yang dilihat dari sekitar lebih baik diomongkan dan dijadiin diskusi aja dengan dengan beberapa teman.

Bahkan beberapa waktu yang lalu sempat mengikuti BLOGSHOP KOMPASIANA yang mengusung tema “Kiat Menulis dengan Cepat” biar ghiroh/semangat untuk menulis dan rajin update tertantang lagi. Dan memang ada beberapa point yang menjadikan saya untuk lebih rajin menulis.

Tapi, akhir-akhir ini saya juga rajin menulis sebenarnya. Tepatnya menulis hasil liputan untuk Free Bulletin Cekidot. Walaupun ujung-ujungnya juga di edit oleh sang editor. Tapi tetep aja kan masih menulis.Toh ndak semuanya di edit :D

Ups..pasti pada belum tahu CEKIDOT ya? Cekidot itu merupakan free weekly bulletin yang megupas tuntas tentang semua kegiatan anak muda di Yogya. Karena emang segmen bulletin ini buat para remaja, yang saya yakin di Yogyakarta belum ada bulletin seperti ini.

Mudah2an saja lah, untuk kedepannya lebih rajin update ini blog. SEMANGAT!