Mencumbui Lebaran

Posted on October 3rd, 2008 in artikel, renungan, stories by amma

Lebaran dalam budaya jawa hakekatnya adalah lebar,lebur,luber n labur.Lebar dimaknai sebagai selesainya menjalankan ibadah puasa,lebur diartikan bahwa setelah puasa ada hari kemenangan.Dimana ada silaturahmi dan saling memaafkan.Lalu luber mengacu pada keikhlasan hati yang meluap dalam memaafkan orang lain.
Sedang labur merupakan penyempurnaan dari ketiga unsur diatas.Yaitu kembali putih,bersih dan suci.Keikhlasan hati untuk memaafkan dan kembalinya jiwa memjadi suci seharusnya memunculkan ketenangan batin yang berimbas kebaikan sehingga diharapkan kita mampu menjadi manusia yang mempunyai empati,bersikap manusiawi dan mampu memanusiakan manusia.
Namun,dalam kenyataannya lebaran seringkali kita jumpai dan dimaknai hanya sebagai tradisi atau budaya.Setelah usai mencumbui ritual tersebut,kitapun menjadi manusia semula.Permohonan maaf lahir batin baik lewat jabat tangan,sms,telpon atau kartu hanya kamuflase dan sampul untuk melestarikan budaya mudik dan silaturahmi.Karena setelahnya kita akan dengan mudahnya membuat dan menumpuk kesalahan yang lain.

ratus dan Manfaatnya

Posted on August 29th, 2008 in artikel, berita, stories by amma

buat orang yang sering ke salon dan melakukan SPA, mungkin kata ratus sudah familiar di telinga mereka. namun tidak demikian dengan saya. ok, memang saya sebulan sekali ke salon, dan itupun hanya untuk perawatan rambut dan facial.
tapi, kemarin tiba-tiba saja saya ditawari untuk melakukan perawatan Ratus V. weks..apaan tuh?

ratus adalah suatu bentuk perawatan tubuh yang lebih memfokuskan pada organ intim wanita dengan teknik penguapan. efek yang akan ditimbulkan yaitu menyegarkan, menghilangkan gatal-gatal, mengurangi keputihan, meningkatkan gairah seksual, menghilangkan bau badan dan bau tidak sedap dari organ intim serta  uap dari ratus bisa membantu mengeluarkan lendir yang berlebihan. sehingga mampu meningkatkan kualitas hubungan dan meningkatkan rasa percaya diri terhadap pasangan.

perawatan ratus sendiri cukup mudah dan tidak selalu harus dilakukan di salon. karena di rumah pun bisa.

adapun cara pemakaian ratus yaitu:

- ambil bahan-bahan ratus (2 sdm) di rebus dengan air (1 lt) sampai mendidih. lalu setelah mendidih air rebusan tersebut di pindah ke wadah/tempat yang bisa menahan panas lebih lama
- setelah itu, kita duduk (posisi merenggang) diatas kursi  kayu yang berlubang, dan taruh wadah rebusan itu dibawahnya. (agar uap panasnya mampu mengenai daerah target, katanya sih musti pake sarung atau apalah gitu, saya sendiri blom ada bayangan kok :D )
- setelah itu tunggu selama 30 menit atau uap panasnya hilang.

Test Psikopat

Posted on August 1st, 2008 in artikel, berita by amma

silahkan mencoba..

Ini adalah benar-benar tes psikologi. Jika Anda dapat memberi jawaban yang tepat, maka Anda benar-benar seorang psikopat.

Ini adalah cerita seorang gadis. Pada saat ada di upacara pemakaman ibunya, dia bertemu dengan seorang laki-laki yang belum dia kenal sebelumnya. Dia sungguh tertarik dengan lelaki ini. Lelaki ini adalah pria idaman yang selalu dia impikan. Dia langsung jatuh cinta dengannya. Beberapa hari setelahnya, gadis ini membunuh kakak perempuan kandungnya.

PERTANYAAN: Apa motif pembunuhan ini?

Jangan berhenti membacanya sampai Anda sungguh menemukan jawabannya. (berhenti sejenak untuk berpikir jawaban pertanyaan ini)

Aku Sehat, Jiwaku Kuat, Siap Menjadi Pemimpin

Posted on July 25th, 2007 in artikel by amma

“Anak adalah dambaan Keluarga, tanpa kehadiran anak keluarga terasa hampa. Anak bisa menjadi berkah, tapi juga musibah. Mengasuh Anak bukanlah pekerjaan mudah. Benar dalam mengasuh, bisa memuliakan, salah mengasuh anak, bisa jadi batu sandungan bahkan menodai kehormatan”

Anak merupakan oase kebahagiaan bagi kelurga. Kehadirannya ibarat air ditengah panasnya gurun. “Kepala menjadi kaki, kaki menjadi kepala” demikian gambaran dari optimalisasi kemampuan yang dicurahkan oleh para orang tua untuk kebahagiaannya. Kasih saying yang ditumpahkan orang tua tidak terbatas. Apa yang orang tua peroleh semuanya untuk anak. Bahkan saking sayangnya pada anak, tak jarang orang tua dalam mengaplikasikan rasa mencintai dan mengasihi hanya mengedepankan aspek emosi tanpa mempertimbangkan rasional. Apa yang menjadi keinginan anak serta merta direalisasikan tanpa mempertimbangkan akibat dari apa yang diminta oleh si anak

Selama ini, orang tua menganggap bahwa dengan memenuhi semua kebutuhan anak maka hak-hak anak telah terpenuhi. Mereka tidak menyadari telah melakukan pelanggaran hak anak. Sebetulnya, keinginan anak adalah kebutuhan anak yang ingin dipenuhi atau dicukupi, seperti kebutuhan makan, bermain dan kasih saying. Tidak ada seorang anakpun yang tidak ingin dekat dengan orang tuanya karena anak menganggap orang tua adalah idolanya, hanya saja orang tua sering tidak mengerti. Sejak dini pengasuhan diserahkan pada orang lain (baby sitter).

Anak adalah anak, bukan orang dewasa dalam ukuran kecil. Ia tengah berada dalam proses pertumbuhan baik fisik maupun mental. Anak akan berkembang sesuai dengan pengalaman hidupnya. Ia akan tumbuh menuju kemandiriannya. Ia juga harus berproses untuk menemukan jati dirinya.

Anak adalah masa depan, oleh karena itu hak-hak anak harus dilindungi dan diperjuangkan. Sesuai dengan Konvensi Hak Anak (KHA) ada empat hak dasar anak.

Paprika meningkatkan Sperma ??

Posted on June 15th, 2007 in artikel by amma

Rasa pedas biasanya identik dengan cabai. namun ternyata ada juga rasa pedas yang manis. Dan itu didapat dari jenis cabai yang keberadaannya ada disekitar kita. Cabai yang dimaksud adalah paprika.

Paprika yang mempunyai nama latin Capsicum annuum dan berasal dari famili Solanaceae adalah jenis cabai yang berasa manis dan sedikit pedas, bentuknya juga unik (besar dan gendut), sering digunakan sebagai bumbu masakan atau bahan sayuran. Perbedaan dari cabai biasa adalah biji paprika ini tidak turut dimakan.

Paprika berasal dari Amerika selatan dan tanaman ini cocok tumbuh di berbagai iklim dan dapat tumbuh di berbagai belahan dunia. Berdasarkan warnanya, paprika dibedakan atas paprika hijau, kuning dan merah yang mana mempunyai kandungan gizi yang berbeda-beda. Berdasarkan rasa, ada dua jenis paprika yaitu paprika manis yang bentuknya besar dan paprika pedas yang bentuknya lebih kecil.