Is Religion Killing Us?

Posted on November 28th, 2007 in books by amma

awalnya tulisan ini mau saya kirim ke media. tapi karena dah lama ngendon di flash disk (5 bulan) n belum sempat juga ndak ada salahnya dunk kalo saya akhirnya mempublikasikan ke blog ini. so guys…enjoy it ok!!
Judul Buku : Is Religion Killing Us (membongkar Akar Kekerasan Dalam Bibel dan AlQur`an)
Judul Asli : Is Religion Killing Us? Violience in the bibel and the Qur`an
Penulis : Jack Nelson - Pallmeyer
Cetakan : I, Februari 2007
Penerbit : Pustaka Kahfi, Yogyakarta
Tebal Buku : xxxiv + 276

Krisis Orgasme Nasional

Posted on March 9th, 2007 in books by amma

yang namanya orgasme ternyata tidak harus menghilangkan kesadaran. justru kesadaran itulah yang dapat mengantarkan kita menikmati orgasme sesungguhnya.orgasme yang kata orang sensasinya sungguh “ajaib”. orgasme juga sering kita anggap sebagai salah satu bentuk dari kepuasan. buku ini sebenarnya susah dijabarkan kedalam kata-kata. karena didalamnya terkandung bermacam-macam sub bab. krisis yang terjadi dalam masyarakat diulas dalam buku ini. dari krisis frigiditas, seks dan sms, korupsi, frida, film biru, telepon seks, kartun porno, selingkuh, kecantikan dan kekuasaan dan masih banyak lagi. semua dikaitkan dengan keadaan negeri kita saat ini. negeri yang sedang menghadapi berbagai krisis bukan saja dari sexual life, tapi sudah mewabah ke bidang lainnya.keserakahan yang kronis, konsumerisme tanpa batas, pemujaan terhadap materi, gaya hidup yang hedonis, penyalahgunaan kekuasaan yang tak tahu malu merupakan indikasi dari terjadinya krisis orgasme nasional.

Syahadat Cinta

Posted on March 5th, 2007 in books by amma

salah satu novel yang saya beli tidak disengaja dan tanpa rencana 4 bulan yang lalu dan karena berbagai kesibukan baru bisa dibaca 1 minggu yang lalu. menceritakan tentang seorang anak manusia “Iqbal Maulana” yang mendapatkan hidayah dan mencari jati diri serta pengetahuan tentang agama. terlahir dari keluarga serba ada, menjadikan “iqbal” seorang manusia yang tidak peka, mampu berbuat semuanya dan semau-maunya. namun, keangkuhan, kepongahan dan kesombongan iqbal runtuh saat dia menghadapi ketakutan akan kehilangan sang ibunda tercinta.dan saat sang bunda telah sadar dari koma, iqbal pun ingin bertobat. atas rekomendai ibunya dia Nyantri di salah satu pesantren di solo.4 bulan pertama dia dibiarkan menjadi tukang ambil air,sampai terjadi peristiwa yang membuat iqbal lari dari pesantren. dalam pengembaraan iqbal pun berkenalan dengan khaura (gadis smu yang dijodohkan), mahasiswi univ kristen Priscillia (yang menjadi teman diskusi dalam agama),dan keluarga pengemis yang ternyata amat sangat taat kepada Allah walau serba kekurangan hidupnya. dirumah keluarga pengemis itulah iqbal mulai belajar agama islam dari mengenal huruf hijaiyah,mengaji, sholat sampai menjadi imam.
kita akan menemukan nukilan ayat-ayat alquran, hadist dan perdebatan-perdebatan yang mampu menambah khasanah pengetahuan. salah satunya adalah perdebatan tentang ber”khalwat” atau berdua-duan. dan gara-gara perdebatan itulah iqbal menjadi terusir dari pesantren. namun, dia harus kembali ke pesantren tersebut tiga tahun lagi untuk menjemput cintanya. namun cinta iqbal tertambat kepada dua gadis yaitu priscillia yang telah masuk islam dan karena diusir dari rumah akhirnya lari ke pesantren dan zaenab gadis yang ditemuinya di pesantren tegal jadin.
ceritanya memang agak2 mirip dengan ayat-ayat cinta. tapi ga rugi kok kalau anda membacanya.

ps: ternyata buku ini merupakan trilogi. masih ada dua buku lagi yaitu Musafir Cinta dan Makrifat Cinta yang merupakan kelanjutannya.

happy reading guys!!!

buku yang akan dibaca : Iblis menggugat Tuhan, krisis orgasme nasional, kerikil-kerikil reformasi.

Ahlan (selamat datang), saudariku

Posted on March 13th, 2005 in books by amma

selamat datang, saudariku..yang mendirikan sholat dan berpuasa dengan patuh dan penuh konsentrasi
selamat datang, saudariku..yang memakai hijab karena rasa malu dan untuk menjaga kehormatan serta keteguhan hati.
selamat daatang, saudariku..yang selalu belajar dan menelaah dengan penuh kesadaran dan kelurusan hati.
selamat datang, saudariku..yang selalu menepati janji, dipercaya dan jujur.
selamat datang, saudariku..yang selalu bersabar, mawas diri, dan bertobat.
selamat datang, saudariku..yang selalu berdzikir, bersyukur dan berdoa.
selamat datang, saudariku..yang menjadikan Asiyah, Maryam, dan Khadijah sebagai panutan.
selamat datang, saudariku..yang mendidik para pahlawan, dan mencetak laki-laki yang terhormat.
selamat datang, saudariku..yang selalu menjaga nilai-nilai, dan memelihara suri tauladan.
selamat datang, saudariku..yang selalu takut terhadap dan menjauhi apa-apa yang diharamkan oleh Allah.

+ Don`t Sweat The Small Stuff In Love +

Posted on November 2nd, 2004 in books, corat-coret, renungan by amma

Itu Buku yang bulan kemarin Amma beli, dan sampai sekarang belum selesai dibaca *bizi* :P. yah biasa lah, isi nya tentang LOP-LOpan dan permasalahannya. duh..nggak bosen yah..kalo ngebahas soal yang satu itu. baru setengah baca, eh…kerasa kesindir dah..huhuhuhuhu..lah..soalnya ada yang pernah amma lakukan, ributkan dan amma sesali sekarang ini. nih sedikit bocoran biar kalian pada berminat beli :P.

Pria dan wanita sebagai pribadi yang berbeda memiliki kebutuhan emosionil berbeda. Karenanya dalam berkomunikasi sering hal-hal sepele menjadi sumber pertengkaran di antara mereka. Sebenarnya bila ditelusuri lebih mendalam ada beberapa hal yang setidaknya dicermati sehingga dalam berkomunikasi satu sama lain tidak terjadi miscommunication akan maksud pasangan

1. Jadikan pasangan Anda sebagai sahabat sejati
Sebagai sahabat sejati tentu Anda akan lebih sabar, baik hati, dan bersedia memahami kekurangan pasangan Anda. Karena adanya sifat tersebut, kelanggengan dan hubungan yang semakin mesra akan mudah terwujud.

2. Mawas diri terhadap kritikan yang datang
Anda dan pasangan akan menghabiskan banyak waktu bersama, maka mungkin saja sindiran tanpa dibungkus kata-kata manis walaupun ada kebenaran dibaliknya atau sindiran tanpa mendasarpun seringkali tanpa disadari muncul dalam berkomunikasi. Cara terbaik dalam menanggapi kritikan adalah menanggapinya dengan lapang dada tanpa perlu membalas dengan kritikan pula.

3. Bangkitkan pujian dan penghargaan terhadap pasangan Anda
Kehidupan Anda dan pasangan yang selama ini monoton berjalan secara simultan perlulah menyalakan indikator kehangatan yaitu dengan sikap lebih lembut, lebih pemurah, dan lebih sering memberikan pujian baik atas penampilan maupun tindakannya.

4. Hilangkan sifat meng-evaluasi
Jika Anda mengevaluasi setiap kegiatan Anda dan pasangan maka akan timbul rasa ketidakadilan dalam hubungan Anda yang nantinya membuat frustasi dan tekanan jiwa. Sebaliknya pasangan Anda merasakan kebencian dan ketegangan tanpa henti.

5. Mulailah dengan cara yang ramah
Dalam keadaan apapun tetaplah bersikap ramah, sikap ramah adalah bahan utama untuk menumbuhkan perasaan hangat di antara Anda dan pasangan. Anda seperti cermin bagi pasangan. Anda mendapatkan imbalan yang sebanding dengan apa yang Anda lakukan.

6. Ada hikmah dibalik masalah dan kejadian
Orang yang cukup bijaksana dan tegar biasanya mencari hikmah dibalik setiap kejadian. Akan ada sesuatu yang positif dibalik setiap kejadian sehingga hampir tidak mungkin merasa kesal hanya karena masalah sehari-hari, lebih-lebih masalah sepele.

7. Saling berbagi pengalaman baru
Salah satu kunci keberhasilan hubungan adalah kesediaan untuk berbagi pengalaman dengan pasangan dimana akan memberi buah-buah berharga, terutama terhadap pasangan yang mampu memberi respon yang positif.

8. Hargai nilai dan peran yang ada
Setiap orang yang menjalin hubungan cinta menganggap setara dalam segala hal. Tumbuhkan rasa saling menghargai. Hubungan akan berkembang dengan baik jika kedua belah pihak memahami nilai, peran, dan kontribusi yang diberikan .

9. Jadilah pendengar yang baik
Perhatian penuh terhadap pasangan yang sedang berbicara pada Anda sangatlah penting, sebab menjadi pendengar yang baik membuktikan bahwa Anda perduli pada perasaannya dan mengakui serta menghargai pandangan-pandangannya.(oht474)