puisi untuk DyuW

Posted on October 21st, 2007 in poetry, stories by amma

puisi yang muncul pada saat malam takbiran. dimana malam itu saya masih dalam perjalanan ke sebuah kota yang ditinggalkan sebagian “penghuninya”…dan puisi yang khusus saya persembahkan buat seorang Dyuw (panggilan amma buat dia)..!!!

lelaki yang sekarat karena pertempurannya dengan malaikat…lelaki yang sederhana namun dialah yang terindah..yang melewati lebarannya kali ini dengan istirahat dan memejamkan mata di kota hujan dan kota yang ditinggalkan penghuninya tersebut.

Jiwa mabuk…

sekerat hati sekarat

saat bulan mulia dimuliakan berlalu..

akan ada tangis bahagia berjumpa saudara

akan ada nostalgia bersua kawan lama..

akan ada suka cita perayaan akbar

jiwa pecinta….

sekeping hati merindu mati..

perpisahan ini menggoreskan pilu

menjejakinya jiwa menangis cemas..

kemenangan tak akan terayakan..

sebab ternyata istighfarnya masih diperlukan istighfar…

Atas segala khilaf dan salah..mohon maaf lahir batin..

Kau, adalah Sebuah Kisah

Posted on January 12th, 2007 in poetry, stories by amma

kau, adalah sepenggal kisah yang terlupa
dari ketiadaan menuju ada
menggenapi hati menggapai kesempurnaan

kau, adalah sepenggal cerita yang nyata
datang dan pergi membawa hati
melewati beratus malam meninggalkan aku
sendiri

pada malam kau pernah berjanji
kan datang membawa segepok rindu
setangkai mawar dan semburat senyum kemenangan

Entah mengapa..
dengan semua tingkah bengal itu
padamu kupautkan sayang

malam-malam aku lewati
sembari menjaga keutuhan hati
yang akan ku bagi denganmu
selamanya…

kau, adalah sepenggal luka yang amat kucinta..

Yogya, 12 Jan 1007 14:30

adakah aku menjadi asing kini?

Posted on December 10th, 2006 in poetry by amma

enam purnama tanpa kehadiranmu
baik nyata maupun maya
enam purnama, tiada suara juga kata
penyejuk raga
aku kesepian..
tak mengertikah kau??
ada keraguan membuncah
adakah aku masih menjadi penghuni sekaligus pemilik hati mu.
adakah pendar matamu masih bisa kulihat
ingin ku tinggalkan apa yang bisa ku tinggal
ku bawa apa yang bisa ku bawa seperlunya
tapi tiada mampu
ada janji yang harus aku tepati
walau sampai kulitku layu termakan matahari
akan aku tunggu!!
berapapun lamanya..

adakah aku menjadi asing dimatamu kini??

Ps : kenapa, ada kesempurnaan saat bersama??

Selamat Datang, Kemenangan!!

Posted on October 21st, 2006 in poetry by amma

Waktu tak bisa…..
Berhenti…. 
Diam Di tempat 
Menahan keindahan ramadhan 

Dan..
Ayunan pendulum terpaksa menyimpan 
Kenikmatannya untuk tahun depan 

Waktu tak bisa mengubah 
Rangkaian amal dan salah 
Segala khilaf, silap serta prasangka 

Tapi… 
Waktu mampu menghapus 
Melalui Akhirnya Ramadhan 
Fitrah kembali tercurah 
Merumpah ruah.. 

Takbir meluncur dari corong masjid 
Segala puja-puji terhampar 
Bagi keagungan sang Pencipta 
Menyambut Kemenangan Semesta

“Minal Aidzin wal Faidzin 
Mohon Maaf Lahir Batin 
Taqabballahu minna waminkun 
Siyamana wasiyamakum..

ps :i`ll be back after mudik from Brebes :)

: Kepada beraja

Posted on September 28th, 2006 in poetry by amma

: kepada beraja penghuni sukma
semusim lalu matahari berbisik
membagi sinarnya ; penggelitik raga
menawarkan hangatnya ; penggugah rasa

: kepada beraja penghuni jiwa
bulan cengeh….
serupa malam yang mengelam ; sembunyikan keindahan
seumpama aktris ; berakting lugu dan kaku
serupa sufi berdalih kalimat “wicaksono”

: kepada beraja penghias tidur
andai waktu dapat dirayu
adakah masjid, gereja, biara, vihara
serukan resonansi rasa yang ada

: kepada beraja ku gadaikan rasa

daksaku layu
renjana membiru
kiranya tak cukup hanya

“Ilu Imu Inu”