episode Waktu

Posted on July 29th, 2011 in corat-coret,renungan,stories by amma

ups, rasanya sudah lama sekali saya tidak menjejakkan tulisan disini..berceloteh tentang kehidupan, renungan dan bahkan hal sepele lainnya.

selama itu pula banyak hari yang sudah saya jalani, banyak hal yang terjadi…tak terasa sekarang saya sudah menjadi seseorang yang baru dan berbeda (berharap juga menjadi pribadi yang lebih baik), mempunyai tanggung jawab yang lebih (pekerjaan dan keluarga), dan musti lebih keras lagi berusaha serta mencoba untuk menggapai rencana dan cita-cita yang terangkai..

dan tanpa terasa Ramadhan kembali mengunjungi kita, menawarkan banyak keajaiban, pahala dan ampunan..

selamat menunaikan ibadah puasa…semangat ya!!!

Kekuatan Tutur Kata

Posted on June 20th, 2010 in artikel,renungan by amma

Pada suatu hari seorang teman bertutur, disebuah stasiun kereta api tanpa sengaja bertemu dengan seorang penjual asongan yang kehilangan tangan sebelahnya sedang menjajakan dagangannya karena hatinya iba dan ingin menolong. Dikeluarkan uang selembar sepuluh ribuan lalu diberikanlah uang itu padanya.

Sejenak berpikir di dalam benaknya ia merasa bersalah, segera kembali penjual asongan dan mengatakan kepadanya, ‘Maaf bapak, saya tidak bermaksud merendahkan bapak. saya tahu, bapak adalah seorang pengusaha.’ Lalu mengambil sebuah pulpen kemudian meninggalkan penjual asongan.

Setahun kemudian teman itu melintasi stasiun kereta api yang sama. Terdengar suara seseorang menyapa dirinya. ‘Apa kabar Mas?’ sapa seorang pemilik toko di stasiun kereta api. ‘Saya sudah lama menunggu anda di toko ini.’ kata pemilik toko. “Barangkali anda lupa, saya adalah penjual asongan yang waktu itu menyebut saya sebagai pengusaha sehingga saya termotivasi kata-kata anda sehingga saya bekerja keras untuk memiliki sebuah toko,’ katanya dengan bangga menunjukkan tokonya.

Teman itu menceritakan betapa terharunya dirinya karena ia tidak mengira penjual asongan yang dia jumpai setahun yang lalu kini telah memiliki sebuah toko yang cukup besar distasiun kereta api.

Pesan dari kisah ini menunjukkan bahwa Tutur kata yang kita ucapkan memiliki sebuah kekuatan. Ucapan kita mampu memberikan motivasi seperti yang terjadi pada penjual asongan namun juga sebaiknya bila bertemu dengan orang yang tidak tepat malah menjerumuskan kita kepada kehancuran. Nabi mengajarkan kita agar senantiasa berkumpul dengan orang-orang sholeh, yaitu orang yang mampu menularkan kebahagiaan, kesehatan dan kedamaian dalam hidup kita.

PS : mari budayakan berkata yang baik….:)

Antara Update dan Cekidot

Posted on March 16th, 2010 in corat-coret,renungan,stories by amma

Jarang update?

Yup betul. beberapa bulan-bulan ini memang jarang update. Bahkan memulai menulis di blog ini terkadang bingung dari mana. Menulis tentang perasaan, nanti ujung-ujungnya disangka curhatan pribadi. Walaupun seharusnya hal seperti itu tidak menjadi penghalang namun lama-lama jujur saja saya sedikit terganggu. Jadi yah gitu, akhirnya apa yang dilihat dari sekitar lebih baik diomongkan dan dijadiin diskusi aja dengan dengan beberapa teman.

Bahkan beberapa waktu yang lalu sempat mengikuti BLOGSHOP KOMPASIANA yang mengusung tema “Kiat Menulis dengan Cepat” biar ghiroh/semangat untuk menulis dan rajin update tertantang lagi. Dan memang ada beberapa point yang menjadikan saya untuk lebih rajin menulis.

Tapi, akhir-akhir ini saya juga rajin menulis sebenarnya. Tepatnya menulis hasil liputan untuk Free Bulletin Cekidot. Walaupun ujung-ujungnya juga di edit oleh sang editor. Tapi tetep aja kan masih menulis.Toh ndak semuanya di edit :D

Ups..pasti pada belum tahu CEKIDOT ya? Cekidot itu merupakan free weekly bulletin yang megupas tuntas tentang semua kegiatan anak muda di Yogya. Karena emang segmen bulletin ini buat para remaja, yang saya yakin di Yogyakarta belum ada bulletin seperti ini.

Mudah2an saja lah, untuk kedepannya lebih rajin update ini blog. SEMANGAT!

Dilema Cinta

Posted on October 16th, 2009 in artikel,corat-coret,renungan,stories by amma

Ps : sebuah refleksi dari peristiwa/kejadian yang aku lihat dari sekitarku n yang bisa aku simpulkan ..:D

aku tidak pernah mengerti alasan kamu berselingkuh. tidak pernahkah terbersit perasaan bersalah dengan pasanganmu? kau tahu, aku selalu merasa bersalah dengan istrimu. dengan perempuan yang ada didunia ini. aku mengkhianati kaum ku sendiri.

kau tahu, perasaan cemburu selalu terbersit disaat kau bersamanya. padahal yang aku tahu waktu untukku sedikit dibanding waktu untuk istrimu. kau selalu berada disampingnya, sedang untuk bertemu denganku kau membutuhkan waktu dua minggu hingga satu bulan dan itupun perjumpaan kita dibatasi dengan waktu. hanya beberapa jam saja.

kadang aku heran, apa sih yang kurang dari istrimu? dia cantik, putih, montok, pintar dan aku yakin dia melayanimu dengan baik. lalu apa lagi yang masih kurang? kalau memang demikian kenapa tidak dibicarakan dan dicari solusinya saja? kenapa harus mencari yang lain, dan kenapa harus aku?

atau bagimu, kami (aku dan istrimu) saling melengkapi. apa yang di istri tidak ada, kau bisa menemukannya di diriku. demikian pula sebaliknya.akh, kau sungguh egois.

kau tahu, aku juga butuh pengakuan. terkadang aku ingin berteriak dan mengumumkan bahwa aku juga memiliki hak atas dirimu, bukan cuma istrimu dirumah. disisi lain, kredibilitas dan nama baik kita berdua harus aku jaga.

aku bodoh, karena tidak bisa mengdelete perasaan ini. aku bodoh, mengagungkan cinta, sayang dan hati diatas logika. dan aku bodoh karena membiarkan perasaan ini ada.
lalu apa yang harus aku lakukan? sedangkan kita telah melangkah jauh.

dilema..

lihat, jadi apa kita sekarang..

Posted on September 29th, 2009 in corat-coret,renungan by amma

dan lihat jadi apa kita sekarang..mencoba bermain api..dan terbakar sendiri..aku lelah..beri aku ruang sebentar..beri aku jeda waktu untuk kembali ke duniaku..mau?

letih kembali merajai..membuat tak yakin akan apa yang ada didepan mata..lihatlah..jalan buntu disana..bukan hanya batu, bahkan jurang pun membentang…

aih..lalu sampai kapan seperti ini..terombang ambing akan hubungan yang tiada pasti..rendezvouz yang sempit dan singkat..pertentangan mewarnai dan menjadi bumbu..

delapan belas purnama sudah..
aku lelaah…dan jangan katakan kau pun tidak merasakannya..

dan lihat jadi apa kita sekarang..seonggok daging yang berjalan mengikuti hati..yang terbakar..terpasung..terje

bak..terperangkap oleh hati…

aih..lalu akan jadi apa kita nantinya…