Mencumbui Lebaran
Lebaran dalam budaya jawa hakekatnya adalah lebar,lebur,luber n labur.Lebar dimaknai sebagai selesainya menjalankan ibadah puasa,lebur diartikan bahwa setelah puasa ada hari kemenangan.Dimana ada silaturahmi dan saling memaafkan.Lalu luber mengacu pada keikhlasan hati yang meluap dalam memaafkan orang lain.
Sedang labur merupakan penyempurnaan dari ketiga unsur diatas.Yaitu kembali putih,bersih dan suci.Keikhlasan hati untuk memaafkan dan kembalinya jiwa memjadi suci seharusnya memunculkan ketenangan batin yang berimbas kebaikan sehingga diharapkan kita mampu menjadi manusia yang mempunyai empati,bersikap manusiawi dan mampu memanusiakan manusia.
Namun,dalam kenyataannya lebaran seringkali kita jumpai dan dimaknai hanya sebagai tradisi atau budaya.Setelah usai mencumbui ritual tersebut,kitapun menjadi manusia semula.Permohonan maaf lahir batin baik lewat jabat tangan,sms,telpon atau kartu hanya kamuflase dan sampul untuk melestarikan budaya mudik dan silaturahmi.Karena setelahnya kita akan dengan mudahnya membuat dan menumpuk kesalahan yang lain.
Kembali ke “27 Mei 06″

Ps:ngomong kembali nya, seperti logat tukul di empat mata..:D
Tepat satu tahun yang lalu, sabtu 27 mei 2006 mata dunia nasional dikejutkan oleh satu peristiwa yang terjadi di wilayah Yogyakarta dan Jateng. pagi itu, kota yogya, jateng dan sekitarnya diterjang gempa dengan skala 5,9.walau singkat (karena hanya 57 deik), namun dampak yang disebabkan sangat dahsyat dan hebat. tiada yang menyangka dan menduga, dalam sekejap kota jogja dan sekitarnya luluh lantak. korban berjatuhan dimana-mana, jeritan kesakitan, permintaan tolong, ratapan tangis membahana di seantero kota. masih terekam dalam ingatan, situasi satu tahun lalu yang demikian memekat nan memilukan.
Marah..
Marah adalah aspek emosional pada manusia yang merupakan reaksi atas hal-hal yang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. mampu mempengaruhi kondisi fisiologis, meningkatkan hormon adrenalin, cortisol. marah bisa membangkitkan stimulus listrik pada hipothalamus yang akan menaikkan kadar adrenalin dalam darah. terangsangnya saraf simpatik akan menyebabkan bertambah aliran darah ke kulit, hati, lambung dan jantung. hormon cortisol sendiri meningkat yang akan menekan sistem imun dalam tubuh.
tuntunan nabi ketika marah, kalau marah sambil berdiri segeralah duduk, kalau marah saat duduk segeralah berbaring atau ambil air wudhu. bila masih tetap marah haruslah berkata-kata yang baik.
the point is : jangan cepat marah..selain menyebabkan cepet tua.kerutan2 diwajah juga akan semakin kentara. karena pada saat marah ada sekitar 99 otot diwajah yang berkontraksi, sedangkan pada saat kita tertawa hanya 33 otot yang berkontraksi..








