<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Girl with a lot of dream</title>
	<atom:link href="http://www.asmaul.org/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.asmaul.org</link>
	<description>Because Live is So Short</description>
	<lastBuildDate>Thu, 03 Nov 2011 04:04:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.5</generator>
		<item>
		<title>MagaBuT</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2011/08/10/magabut/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2011/08/10/magabut/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2011 06:06:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[corat-coret]]></category>
		<category><![CDATA[stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=1049</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Sepusing-pusingnya dan sestres-stressnya orang bekerja, masih lebih pusing orang yang nganggur&#8221; Banyak yang bilang menjadi abdi negara itu santai, apalagi buat yang masih baru. Awal masuk kerjaannya hanya di suruh inilah itulah. Tapi hal demikian tidak berlaku di kantor saya. Orang baru malah justru langsung dikaryakan. Rapat ini, rapat itu, peninjauan lokasi disana dan disitu..semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Sepusing-pusingnya dan sestres-stressnya orang bekerja, masih lebih pusing orang yang nganggur&#8221;</p>
<p>Banyak yang bilang menjadi abdi negara itu santai, apalagi buat yang masih baru. Awal masuk kerjaannya hanya di suruh inilah itulah. Tapi hal demikian tidak berlaku di kantor saya. Orang baru malah justru langsung dikaryakan. Rapat ini, rapat itu, peninjauan lokasi disana dan disitu..semua diperkenalkan dan diajarkan secara tidak langsung. Tidak mengerti atau belum paham? ada senior-senior yang dengan suka cita menjelaskan dan menerangkan.</p>
<p>Namun, beberapa hari ini semenjak bulan puasa tidak ada kerjaan berarti yang bisa dikerjakan. Yang ada, datang, duduk dan menunggu waktu pulang. Awalnya seneng-seneng saja, tapi lama kelamaan kondisi ini membuat saya boring abis. Dan kata Magabut (Makan Gaji Buta) muncul lagi dalam pikiran saya. Dan untuk mengisi waktu jadilah saya jualan online (itung-itung mengembangkan bisnis yang alhamdulilah mulai lancar).</p>
<p>Seorang teman yang satu ruangan mengatakan, apabila dalam kondisi seperti ini (magabut) kita kudu kreatif. KREATIF? bagaimana? sedangkan kita sebagai staf kerjanya itu harus menunggu perintah dari pimpinan, harus menunggu surat disposisi, etc. Terus kreatif yang seperti apa? paling banter yang biasa saya lakukan adalah membaca Permen, Perda dan mencari artikel di internet.</p>
<p>argh, saya merasa tidak berkembang sama sekali. Merasa semakin OON saja. &#8220;Kerja di Swasta, 1 tahun mendapatkan pengalaman seperti sudah bekerja selama 10 tahun, sedangkan di Pemerintah, 1 tahun pengalaman kerja dikerjakan selama 10 tahun, konstan dan itu-itu saja&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2011/08/10/magabut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suatu Sore di Candi Sambisari</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2011/08/07/suatu-sore-di-candi-sambisari/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2011/08/07/suatu-sore-di-candi-sambisari/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Aug 2011 09:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[corat-coret]]></category>
		<category><![CDATA[dolan]]></category>
		<category><![CDATA[stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=1053</guid>
		<description><![CDATA[Sore hari, sambil menunggu sunset saya, husby dan beberapa temannya menyempatkan diri untuk sekedar menikmati hangatnya mentari di sekitar Candi Sambisari. Candi ini memang sedikit kalah pamor dengan candi yang ada di Yogyakarta seperti Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Namun demikian Candi Sambisari sekarang juga telah menjadi tujuan wisata baik oleh wisatawan domestik dan mancanegara. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7688.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1054" title="IMG_7688" src="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7688-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Sore hari, sambil menunggu sunset saya, husby dan beberapa temannya menyempatkan diri untuk sekedar menikmati hangatnya mentari di sekitar Candi Sambisari. Candi ini memang sedikit kalah pamor dengan candi yang ada di Yogyakarta seperti Candi Prambanan dan Candi Borobudur. Namun demikian Candi Sambisari sekarang juga telah menjadi tujuan wisata baik oleh wisatawan domestik dan mancanegara.</p>
<p>Sesampai di lokasi candi, tidak terlihat keramaian pengunjung. Hanya beberapa pasangan dan kelompok keluarga. Candi yang terletak di Desa Sambisari, Kelurahan Purwomartani, lebih kurang 12 Km dari pusat Yogyakarta. Sambisari sendiri adalah nama sebuah daerah dimana candi itu berada. Untuk mencapai lokasi candi sangatlah mudah, karena lokasi candi terletak di utara jalan utama Jogja &#8211; Solo Km 10 dan akan ada papan penunjuk di sebelah kiri lalu anda tinggal ikuti saja alur jalannya (kira-kira 2 km).</p>
<p>Candi yang ditemukan tahun 1966 secara tidak sengaja oleh seporang petani bernama Karyowinangun ini diperkirakan dibangun antara tahun 812 – 838, kemungkinan pada masa pemerintahan Rakai Garung dari dinasti Sanjaya dengan patung Shiwa sebagai mahaguru menempati bilik utamanya. Candi Hindu dari abad ke-10 ini berada 6,5 meter lebih rendah dari wilayah sekitarnya kalau dilihat dari atas lebih merupakan susunan batu atap. Berdasarkan penelitian geologis terhadap batuan candi dan tanah yang telah menimbunnya, candi ini telah terbenam oleh material Gunung Merapi dalam letusan yang hebat pada tahun 1006.</p>
<p><span id="more-1053"></span></p>
<p>Komplek candi terdiri atas candi utama dan 3 buah candi perwara (pendamping) di depannya. Terdapat 2 pagar yang mengelilingi kompleks candi dan sebagai pembatas terdapat 8 buah lingga patok yang tersebar di setiap arah mata angin. Pintu masuk ke dalam kompleks candi Sambisari terdapat di keempat sisi bujur sangkar dengan menuruni tangga yang dilengkapi dengan sayap, dan di ujung sayap tangga terdapat relief Makara yang disangga oleh dua belah tangan makhluk kate. Candi utama berukuran 13,65 x 13,65 meter dengan tinggi 7,5 meter, terdiri atas bagian kaki (alas), tubuh dan atap. Arah hadapnya ke barat dan memiliki satu bilik. Ketiga candi perwara saat ini tinggal bagian kaki, tanpa tubuh dan atap yang masing-masing berukuran 4,80 x 4,80 meter.</p>
<p>Di dalam bilik candi utama, terdapat <em>lingga-yoni</em> yang berukuran sebesar  1,5 meter dengan <em>cerat yoni</em> menghadap ke arah utara. Keberadaannya menunjukkan bahwa candi ini dibangun sebagai tempat pemujaan Dewa Syiwa. Lingga dan yoni dipakai untuk membuat air suci. Biasanya air diguyurkan pada lingga dan dibiarkan mengalir melewati parit kecil pada yoni yang kemudian ditampung dalam sebuah wadah. Bilik candi juga mempunyai beberapa relung yang berisi arca . Relung utara berisi arca Durga (istri Dewa Syiwa) dengan 8 tangan yang masing-masing memegang senjata, di sisi timur arca Ganesha (anak dewi Durga) dan di sisi selatan arca Agastya dengan aksamala (tasbih) yang dikalungkan di lehernya.</p>
<p><a href="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7638.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1055" title="IMG_7638" src="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7638-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a> <a href="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7650.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1056" title="IMG_7650" src="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7650-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a></p>
<p>Di luar tubuh candi terdapat jalan (<em>selasar</em>) yang mengelilingi tubuh candi yang dibatasi dengan pagar keliling (<em>pagar langkan</em>). Pada selasar ditemukan semacam umpak sebanyak 12 buah (8 berbentuk bulat, 4 berbentuk persegi) yang diduga berfungsi untuk meletakkan tiang-tiang penyangga rangka atap dari kayu.</p>
<p>Keluar dari candi utama dan menuju ke barat, kita bisa melihat ketiga candi perwara yang menghadap kea rah berlawanan. Ada dugaan bahwa candi perwara sengaja dibangun tanpa atap, sebab ketika penggalian tidak ditemukan batu-batu bagian atap. Bagian dalam candi perwara tengah memiliki lapik bujur sangkar yang berhias naga dan padmasana (bunga teratai) berbentuk bulat cembung di atasnya, kemungkinan dipakai sebagai tempat arca atau sesajen.</p>
<p><a href="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7685.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1057" title="IMG_7685" src="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7685-200x300.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a> <a href="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7671.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-1058" title="IMG_7671" src="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2011/11/IMG_7671-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a></p>
<p>Setelah puas berfoto dan melihat keunikan candi, kami kemudian menuju ruang informasi. Disana ada beberapa foto yang menggambarkan lingkungan sawah sebelum digali dan kondisi awal candi ketika ditemukan. Ada juga foto-foto proses penggalian dan rekontruksi candi yang berjalan puluhan tahun, dan foto-foto lainnya yang sampai sekarang di simpan di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala.</p>
<p>Ps : tiket masuk Rp. 2000/org</p>
<p><!--more--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2011/08/07/suatu-sore-di-candi-sambisari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cerita dibalik hotel mercure</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2011/08/02/cerita-dibalik-hotel-mercure/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2011/08/02/cerita-dibalik-hotel-mercure/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Aug 2011 07:21:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=102</guid>
		<description><![CDATA[dipojok hotel mercure siang itu sewaktu coffe break pertama, akhirnya aku memberanikan diri untuk mengeluarkan semua unek-unek dan kejengkelan yang dua minggu terakhir ini menyelusup di hati. ketidaksukaan yang aku redam dengan alasan persahabatan. tapi atas nama persahabatan dan kasih sayang yang sudah tercipta diantara kami berdua itulah saya memaksakan diri untuk bicara dari hati ke hati. entah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dipojok hotel mercure siang itu sewaktu coffe break pertama, akhirnya aku memberanikan diri untuk mengeluarkan semua unek-unek dan kejengkelan yang dua minggu terakhir ini menyelusup di hati. ketidaksukaan yang aku redam dengan alasan persahabatan. tapi atas nama persahabatan dan kasih sayang yang sudah tercipta diantara kami berdua itulah saya memaksakan diri untuk bicara dari hati ke hati.</p>
<p><span id="more-102"></span></p>
<p>entah ada apa dengan sahabat saya ini. dia menjadi sosok yang lain dimata saya. dua tahun saya dekat dengannya menjadikan saya paham, seperti apa dia sebenarnya. tapi, dua bulan ini dia menjadi orang asing, bersikap misterius dan puncaknya menjadi berani. syukur kalau berani dalam kebaikan, sudah pasti akan saya dukung seratus persen. lha ini..</p>
<p>&#8220;saya sebal dengan tingkah laku kamu akhir-akhir ini&#8221; cerocos saya memulai pembicaraan. tapi bukan karena saya iri karena kamu dekat dengan cowok itu&#8221; lanjut saya.</p>
<p>&#8220;sebalnya kenapa&#8221;</p>
<p>&#8220;kamu jadian sama Andre?&#8221;</p>
<p>&#8220;ndak</p>
<p>&#8220;bohong&#8221; ucap saya dalam hati. orang awam pun akan tahu kamu sedang jatuh cinta. mata yang berbinar, sedikit-sedikit melakukan kontak telpon bahkan waktu di toilet. itu yang namanya ndak jadian?</p>
<p>&#8220;kalau ndak kenapa kamu sekarang sering tidur di kos dia? bahkan semalam pun sesudah kita meeting kamu lebih suka pulang ke kos dia daripada kos sendiri. saya tahu, pintu pagar kos kamu akan terkunci tepat jam 9 malam. dan saya pun sudah menawarkan diri agar kamu menginap di rumah tapi keburu ditolak&#8221;</p>
<p>&#8220;entahlah&#8221; jawabnya</p>
<p>&#8220;lalu, gimana kabar Dion&#8221;</p>
<p>&#8220;baik&#8221;</p>
<p>&#8220;saya memang tidak berhak ikut campur urusan kamu, tapi tolong jangan khianati lelakimu. saya tidak akan cerewet andai kamu sudah tidak ada hubungan dengan lelakimu. kamu harus memilih diantara Dion dan Andre&#8221;</p>
<p>&#8220;saya bingung. Andre tahu saya punya Dion. tapi dia memaksa saya jalan dengannya&#8221;</p>
<p>&#8220;kamu harus tegas!!&#8221;</p>
<p>sahabat saya ini dari dulu memang plin-plan. jangankan dalam hal memutuskan. untuk hal sepele, semisal mencari tempat makanpun dia sering kali berubah-ubah. sebentar ingin makan bakso, dua menit kemudian jadi lele penyet, dan bisa lagi berubah menjadi steak. dan sudah sering pula saya menjadi marah atas sikapnya itu.</p>
<p>&#8220;aku nggak mau kamu menyakiti orang&#8221;</p>
<p>dikhianati? ya, saya pernah mengalaminya. dan saya tahu persis bagaimana rasanya. terlebih dikhianati oleh orang yang kita sayang. hampir lewat dua tahun. tapi sakit itu tak juga hilang dari sudut hati dan sel-sel kelabu otakku.</p>
<p>selama 3 hari sejak perselingkuhan dia terbongkar, saya tidak bisa melakukan apa-apa. otak saya blank bahkan hanya untuk makan pun, saya harus dipaksa.</p>
<p>tahun 2004, tahun dimana aku lewati dengan susah payah. kembali menata hati untuk menerima Dia. membangun kepercayaan yang porak poranda akibat pengkhianatan yang dia lakukan. membangun pondasi diatas luka yang dia torehkan. itulah sebabnya saya sangat membenci orang yang berani menyakiti hati orang lain.</p>
<p>seperti tahu apa yang akan saya katakan, sahabat saya ini hanya manggut-manggut.</p>
<p>&#8220;saya akan membicarakan dengan andre lagi, mba&#8221;</p>
<p>&#8220;dibicarakan mulu dari dulu&#8221; sungutku</p>
<p>terlihat sahabat saya hanya menunduk.</p>
<p>&#8220;sudahlah&#8221; ucap saya sambil memeluk pundaknya.</p>
<p>&#8220;kamu sudah gede, tahu mana yang benar dan salah. maaf kalau saya mencampuri urusan pribadi kamu. saya cuma ingin kamu tidak melakukan kesalahan yang akan kamu sesali, saya juga tidak mau kamu tersakiti. kalo kamu sakit, aku juga merasakan sakit. karena bagiku, kamu lebih dari sahabat. dan saat kamu salah langkah, aku wajib mengingatkannya. tidak peduli kamu suka atau enggak. lagian, kalau kamu kenapa-kenapa, bagaimana saya harus bertanggung jawab ke keluargamu.&#8221;</p>
<p>&#8220;iya mba, saya mengerti. terimakasih atas semuanya. tapi janji, kali ini saya akan membicrakannya lagi dengan andre&#8221;</p>
<p>&#8220;yup. btw anyway ajay bajay. itu makanan mo sampe kapan kita diemin. yummy gitu. lagian perut dan keroncongan nih.eh, tadi pagi kamu dikasih sarapan nggak sama andre??&#8221;</p>
<p>&#8220;igh..mba aya ini. pastinya dikasih lah&#8221;</p>
<p>&#8220;syukurlah, berarti dia nggak pelit&#8221;</p>
<p>&#8220;terus-terus, kalian ngapain aja semalaman. beneran nih tidur? mbok cerita gitu loh&#8221; ledek saya</p>
<p>&#8220;yeee..wanna know ajah deh akh&#8221;</p>
<p>langit terlihat cerah dari pojokan hotel mercure ini. secerah hati saya yang sudah melampiaskan ganjalan. semoga saja sahabat saya tidak melakukan kesalahan dan berani memilih satu diantara dua cowok itu. saat pandangan saya beralih terlihat sahabat saya sedang berjalan menuju tempat coffe break.</p>
<p>&#8220;keeey..tunggu&#8221;</p>
<p>Ps : tulisan ini nyata bercampur fiksi, dan fiksi bercampur nyata!!</p>
<p><!--more--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2011/08/02/cerita-dibalik-hotel-mercure/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>episode Waktu</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2011/07/29/episode-waktu/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2011/07/29/episode-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 06:07:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[corat-coret]]></category>
		<category><![CDATA[renungan]]></category>
		<category><![CDATA[stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=1044</guid>
		<description><![CDATA[ups, rasanya sudah lama sekali saya tidak menjejakkan tulisan disini..berceloteh tentang kehidupan, renungan dan bahkan hal sepele lainnya. selama itu pula banyak hari yang sudah saya jalani, banyak hal yang terjadi&#8230;tak terasa sekarang saya sudah menjadi seseorang yang baru dan berbeda (berharap juga menjadi pribadi yang lebih baik), mempunyai tanggung jawab yang lebih (pekerjaan dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ups, rasanya sudah lama sekali saya tidak menjejakkan tulisan disini..berceloteh tentang kehidupan, renungan dan bahkan hal sepele lainnya.</p>
<p>selama itu pula banyak hari yang sudah saya jalani, banyak hal yang terjadi&#8230;tak terasa sekarang saya sudah menjadi seseorang yang baru dan berbeda (berharap juga menjadi pribadi yang lebih baik), mempunyai tanggung jawab yang lebih (pekerjaan dan keluarga), dan musti lebih keras lagi berusaha serta mencoba untuk menggapai rencana dan cita-cita yang terangkai..</p>
<p>dan tanpa terasa Ramadhan kembali mengunjungi kita, menawarkan banyak keajaiban, pahala dan ampunan..</p>
<p>selamat menunaikan ibadah puasa&#8230;semangat ya!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2011/07/29/episode-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>serba baru</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2011/03/09/serba-baru-2/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2011/03/09/serba-baru-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 03:33:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=1039</guid>
		<description><![CDATA[semua serba baru! mungkin itu kali ya yang bisa saya tuliskan. suasana baru, hidup baru bahkan semangat baru. dan inilah jawaban terbaik yang diberikan sang Pencipta. syukur dan puji padaMu yang tak terhingga atas semua karunia ini. dan mudah-mudahan ke depannya dilapangkan serta dimudahkan jalannya. Belanda/Jepang, tunggu daku dikotamu!! melalui kantor inilah cara menuju kesana [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>semua serba baru!</p>
<p>mungkin itu kali ya yang bisa saya tuliskan. suasana baru, hidup baru bahkan semangat baru.<br />
dan inilah jawaban terbaik yang diberikan sang Pencipta.<br />
syukur dan puji padaMu yang tak terhingga atas semua karunia ini. dan mudah-mudahan ke depannya dilapangkan serta dimudahkan jalannya.</p>
<p>Belanda/Jepang, tunggu daku dikotamu!! melalui kantor inilah cara menuju kesana walaupun harus menunggu 1 tahun lagi <img src='http://www.asmaul.org/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  &#8230;amieeeennnn&#8230;<br />
semangaaaaaaatt&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2011/03/09/serba-baru-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ganti Blog</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2011/02/11/ganti-blog/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2011/02/11/ganti-blog/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Feb 2011 05:39:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=1034</guid>
		<description><![CDATA[mendadak saja beberapa hari belakangan ini terbersit untuk ganti blog nih&#8230;:D&#8230;]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>mendadak saja beberapa hari belakangan ini terbersit untuk ganti blog nih&#8230;:D&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2011/02/11/ganti-blog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Identitas Diri &#8211; KTP (dari Masa ke masa)</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2010/10/16/identitas-diri-ktp-dari-masa-ke-masa/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2010/10/16/identitas-diri-ktp-dari-masa-ke-masa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 04:17:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[artikel]]></category>
		<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[corat-coret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=1025</guid>
		<description><![CDATA[Selain menarik dan unik, barang-barang dari jaman dulu selalu saja membuat kita yang hidup di jaman sekarang yang serba modern penasaran dan takjub (setidaknya ini menurut saya loh ya). Banyak aneka rupa barang dimasa kini yang berbeda dengan jaman dulu bentuknya. Seperti yang akan saya tulis sekarang. Munculnya tulisan ini hanya dikarenakan saya baru saja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain menarik dan unik, barang-barang dari jaman dulu selalu saja membuat kita yang hidup di jaman sekarang yang serba modern penasaran dan takjub (setidaknya ini menurut saya loh ya). Banyak aneka rupa barang dimasa kini yang berbeda dengan jaman dulu bentuknya. Seperti yang akan saya tulis sekarang. Munculnya tulisan ini hanya dikarenakan saya baru saja mengeluarkan KTP untuk melengkapi data diri pada sebuah situs BUMN.</p>
<p>Ktp atau kartu tanda penduduk adalah identitas resmi penduduk sebagai bukti diri yang telah diterbitkan oleh Instansi Pelaksana yang berlaku diseluruh wilayah Indonesia. Kartu ini baru boleh didapat bagi warga yang sudah berumur 17 tahun atau sudah pernah kawin dan kartu ini wajib dimiliki oleh warga negara Indonesia dan Warga negara Asing (WNA) yang memiliki izin tetap tinggal (ITAP). KTP bagi WNI berlaku selama lima tahun dan tanggal berakhirnya disesuaikan dengan tanggal dan bulan kelahiran yang bersangkutan. KTP bagi WNA berlaku sesuai dengan masa izin tinggal tetap. Khusu warga yang telah berusia 60 tahun ke atas, akan mendapat KTP seumur hidup yang tidak perlu diperpanjang setiap lima tahun sekali.</p>
<p>KTP berisi informasi mengenai sang pemilik kartu, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama lengkap, tempat tanggal lahir, Jenis kelamin, Agama, Status Perkawinan, Golongan Darah, Alamat, Pekerjaan, Kewarganegaraan, Foto, Masa berlaku, Tempat dan tanggal dikeluarkan KTP, Tanda tangan pemegang KTP, serta nama dan nomor induk pegawai pejabat yang menandatanganinya.</p>
<p>Hal-hal diatas adalah yang tertera dalam KTP bentuk sekarang atau zaman sekarang. lalu kalau KTP jaman dulu alias jaman waktu di jajah belanda dan jepang?</p>
<p>KTP zaman dulu juga ada tanda tangan dan fotonya, hanya saja keterangannya tidak lengkap seperti sekarang. Dari sisi kertas dan bentuk juga mengalami perubahan. zaman dulu lebar atau panjang ada covernya yang sepintas malah mirip paspor atau akte kelahiran, sedang jaman sekarang bentuknya lebih kecil.</p>
<p>Seperti Kartu Tanda Penduduk di Jaman Belanda (Nederlandsh Indie). Verklaring van Ingezetenshap, voor personen in Nederlandsgh Indie geboren, atau artinya, Kartu Tanda Penduduk untuk orang yang lahir di Hindia Belanda. Kartu ini diterbitkan di Batavia (sekarang lebih dikenal dengan Jakarta), pada 14 April 1921. Dokumen ini dicetak diatas kertas zegel jenis emboss, dengan nilai 1 1/2 Gulden (Een Gulden en Vijftig cent), dengan ukuran 15 cm x 10 cm, yang sekarang merupakan sebuah dokumen sipil kuno yang cukup langka. penasaran?<br />
cover depan<br />
<img src="http://img.photobucket.com/albums/v238/beraja/z31Aug09KTPJamanBelandath192101res150-2.jpg" alt="" height="250" /></p>
<p>tampak dalam<br />
<img src="http://img.photobucket.com/albums/v238/beraja/tampakdalam-1.jpg" border="0" alt="Photobucket" height="250" /></p>
<p><span id="more-1025"></span></p>
<p>tanda tangan, stempel<br />
<img src="http://img.photobucket.com/albums/v238/beraja/cap1-2.jpg" border="0" alt="Photobucket" height="200" /></p>
<p>cap (keren ya, cap nya udah cap timbul)<br />
<img src="http://img.photobucket.com/albums/v238/beraja/cap-2.jpg" border="0" alt="Photobucket" height="200" /></p>
<p>tampak dalam lagi<br />
<img src="http://img.photobucket.com/albums/v238/beraja/tampakdalam-2.jpg" border="0" alt="Photobucket" height="200" /></p>
<p>sedang untuk bentuk KTP pada waktu penjajahan jepang, bisa di lihat pada gambar dibawah ini :</p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v238/beraja/KtpJepangKecil.jpg" border="0" alt="Photobucket" height="200" /></p>
<p><img src="http://img.photobucket.com/albums/v238/beraja/ktpzamanjepang.jpg" border="0" alt="Photobucket" height="200" /></p>
<p>bentuk ktp jakarta tahun 1959<br />
<img src="http://img.photobucket.com/albums/v238/beraja/KTP-Jakarta-1959-01.jpg" border="0" alt="Photobucket" height="200" weight="200" /></p>
<p>bentuk ktp jaman sekarang<br />
<img src="http://img.photobucket.com/albums/v238/beraja/ktpbaru.jpg" border="0" alt="Photobucket" height="200" /></p>
<p>Salam</p>
<p><!--more--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2010/10/16/identitas-diri-ktp-dari-masa-ke-masa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>satu malam berpesta di PB Jogja 2010</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2010/10/11/satu-malam-berpesta-di-pb-jogja-2010/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2010/10/11/satu-malam-berpesta-di-pb-jogja-2010/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2010 06:19:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[corat-coret]]></category>
		<category><![CDATA[dolan]]></category>
		<category><![CDATA[stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=1023</guid>
		<description><![CDATA[Rame, meriah, seru dan wow!! itu yang bisa sekilas saya tangkap dari perhelatan pesta blogger Jogja 2010, 9 Oktober kemarin yang dilaksanakan di Purna Budaya UGM. Berbeda dari tahun sebelumnya, jumlah peserta tahun ini lebih banyak. bahkan untuk segera memasuki gedung dan mengikuti acara pembukaan pun saya dan beberapa teman dari canting (mas hendra, Umi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Rame, meriah, seru dan wow!!</p>
<p>itu yang bisa sekilas saya tangkap dari perhelatan pesta blogger Jogja 2010, 9 Oktober kemarin yang dilaksanakan di Purna Budaya UGM. Berbeda dari tahun sebelumnya, jumlah peserta tahun ini lebih banyak. bahkan untuk segera memasuki gedung dan mengikuti acara pembukaan pun saya dan beberapa teman dari canting (mas hendra, Umi, agnes, mas agung,etc) harus antri terlebih dahulu. pas antri pula saya bertemu kawan-kawan lama dari Loenpia.net Semarang, dan beberapa personil cah andong (mas sandal, mba lina).</p>
<p>memasuki gedung purna, ternyata acara sudah dimulai dan para blogger sudah menempati posisi wuenak mereka. kebanyakan yang saya lihat mereka bergerombol dan mengobrol dengan komunitasnya masing-masing, walaupun ada juga yang mojok sendirian. dan tentu saja dums, tidak ketinggalan kami berpose (biar makin eksis).  Lagi-lagi saya berhalo halo dengan kawan-kawan blog yang saya temui mba enils, mba lala, mas thomas, herry, blog kaskuser, dan personil cah andong lainnya (nico, funkshit,eko, etc) dan pas ketemu momon sang ketua panitia tidak lupa saya menyampaikan sedikit unek-unek mengenai Hadiah pemenang lomba membatik yang diselenggarakan pada pesta blogger 2009 yang belum sempat diberikan kepada pemenangnya yaitu Mas Ujexx/Fauzi.</p>
<p>Untuk acara pesta blogger sendiri, saya lihat lebih mewah dari tahun lalu, makanan masih sama disajikan secara prasmanan dengan menu yang beragam, paling tidak cukup menenangkan cacing-cacing perut yang kelaparan menunggu jatah makannya. ada live dj music, jazz dan tarian tradisional yang ditampilkan oleh anak-anak dusun lereng Merapi yang menutup ajang pesta blogger.</p>
<p>bagi saya, ajang pesta blogger ini sebagai reuni pribadi untuk bertemu dengan kawan lama yang jarang ditemui selain di dunia maya. terlebih mengingat sekarang jarang update. walaupun tidak mendapat kenalan baru dan hadiah-hadiah dari sponsor yang WOW , saya cukup senang pulang dengan membawa kaos dari detik.</p>
<p>salam.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2010/10/11/satu-malam-berpesta-di-pb-jogja-2010/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konser Musik Djaduk Ferianto &amp; KuaEtnika “Nusa Swara”</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2010/09/05/konser-musik-djaduk-ferianto-kuaetnika-%e2%80%9cnusa-swara%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2010/09/05/konser-musik-djaduk-ferianto-kuaetnika-%e2%80%9cnusa-swara%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 03:41:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[berita]]></category>
		<category><![CDATA[dolan]]></category>
		<category><![CDATA[stories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=1019</guid>
		<description><![CDATA[selasa, 31 Agustus kemarin saya berkesempatan meliput bonus menonton konser Djaduk Ferianto &#38; Kua Etnika yang diberi tajuk “Nusa Swara” di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. Penuh sesak saat saya memasuki ruang konser, bahkan kelas festival yang berada didepan stage yang berupa lesehan pun sudah tak muat lagi (masih untung dapet lesehan dengan gratis ) [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><a href="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2010/09/p8310363.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1021" title="p8310363" src="http://www.asmaul.org/wp-content/uploads/2010/09/p8310363-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a>selasa, 31 Agustus kemarin saya berkesempatan meliput bonus menonton konser Djaduk Ferianto &amp; Kua Etnika yang diberi tajuk “Nusa Swara” di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta. Penuh sesak saat saya memasuki ruang konser, bahkan kelas festival yang berada didepan stage yang berupa lesehan pun sudah tak muat lagi (masih untung dapet lesehan dengan gratis <img src='http://www.asmaul.org/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ) rupanya dikarenakan banyak yang pembeli tiket VIP malah duduk di lesehan (welaah?).</p>
<p class="MsoNormal">namun saya juga sedikit terganggu dengan beberapa ulah penonton kelas festival yang “tidak tahu sopan” berjalan mencari tempat duduk kosong di depan penonton yang sudah duduk. tapi kebetean saya rada berkurang setelah mendengar permainan Kua Etnika.</p>
<p class="MsoNormal">dengan perpaduan musik kontemporer dari beragam alat musik tradisional, lokal dan internasional, Kua Etnika tampil dengan memukau, menggigit dan membius beratus-ratus penonton. belum lagi dengan humornya yang lucu disetiap jeda permainannya. applaus meriah selalu terdengar deh pokokna.</p>
<p class="MsoNormal">konser dibuka dengan penampilan dari mba Trie Utami yang kita tahu bahwa suaranya emang jos gandhos lah yaw, yang menyanyikan lagu dengan judul Tresnaning Tiyang. tambah meriah saat Djaduk Ferianto mendapuk Glen Fredly yang kebetulan lama itu juga ikut nonton untuk menyanyikan lagu Matahari.</p>
<p class="MsoNormal">konser musik Kua Etnika Nusa swara ini nieh digelar di Yogyakarta sebagai <span> </span>“pemuas dahaga” sekaligus bagian dari launching album ketujuh Kua Etnika dengan judul yang sama Nusa Swara.</p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-1019"></span></p>
<p class="MsoNormal">“Nusa Swara” sendiri merupakan upaya kreatif Kua Etnika Yogyakarta untuk kembali menafsir dan memaknai konsep wawasan nusantara. “Nusa Swara” sebagai judul mengacu pada “nusa” sebagai entitas kebangsaan serta “Swara” adalah suara yang mencoba membunyikan semangat dari nusantara itu sendiri.<span> </span>Nusa swara sesungguhnya mengacu atau bermain-main dengan idiom nusantara sebagai wawasan dan kawasan.</p>
<p class="MsoNormal">Komposisi dalam album baru ini sudah di susun sejak setahun lalu. dimana dalam proses pengerjaan komposisi itu, ada Sesuatu yang urgen dan mendesak yang harus direfleksikan kembali, yakni soal Nusantara. Baik sebagai gagasan, semangat bahkan impian..</p>
<p class="MsoNormal">Nomor-nomor komposisi yang dimainkan adalah Tresnaning Tiyang, Bromo, Merapi Horeg, Matahari, Cilik, Kennanemi, Sintren, Kembang Boreh, Nirwana, Reog, Ronggeng to Latinos. Dalam komposisi Bromo, Reog dan Sintren misalnya, akan terasa sekali keragaman “suara-suara nusantara” itu. Bahkan dalam lagu sintren, Trie utami masuk dalam kurungan ayam dan keluar dengan memakai kaca mata hitam berumbai bunga melati, hal ini sebagai keprihatinan dengan kebudayaan sintren yang sudah mulai tersisih.</p>
<p class="MsoNormal">Sedang di komposisi Nirwana, Ronggeng to Latinos, dan Kennanemi memperlihatkan eksplorasi gagasan musik Kua Etnika mengenai wawasan kebudayaan Nusantara yang diyakini dan hayati bahwa nusantara adalah kawasan multi budaya, dimana segala suara datang dari penjuru dunia. Sejak berdiri tahun 1995, Kua Etnika telah menempatkan diri sebagai salah satu kelompok musik yang tekun mengolah khasanah musik etnis dengan semangat kontemporer dan sudah menghasilkan beberapa album, antara lain Nang Ning Nong Orkes Sumpeg, Ritus Swara, Unen Unen. Selain itu juga telah menghasilkan album hasil kolaborasi dengan pemusik-pemusik manca negara.</p>
<p class="MsoNormal">Dan diharapkan melalui konser Nusa swara ini dapat kembali memperluas cakrawala kesadaran dalam memahami warisan kekayaan kebudayaan yang melimpah dan menyediakan banyak ruang tafsir bagi dialog yang kreatif dan cerdas. betapa yang disebut Nusantara sesungguhnya adalah proses panjang (yang nyaris tak pernah berhenti) dari pelbagai suara-suara yang kemudian menjadi orkestra bangsa Indonesia. (Amm)</p>
<p class="MsoNormal"><!--more--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2010/09/05/konser-musik-djaduk-ferianto-kuaetnika-%e2%80%9cnusa-swara%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Segala tentang RASA</title>
		<link>http://www.asmaul.org/2010/07/27/segala-tentang-rasa/</link>
		<comments>http://www.asmaul.org/2010/07/27/segala-tentang-rasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 09:07:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>amma</dc:creator>
				<category><![CDATA[corat-coret]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.asmaul.org/?p=1017</guid>
		<description><![CDATA[teriknya siang, tak secadas obrolan &#8220;panas&#8221; dua hari ini. keputusan yang tidak pernah sekalipun berubah. aku dengan mauku, kau dengan inginmu..saling bersikeras tanpa ada yang mau pergi&#8230;saling bertentangan namun segalanya menjadi bersinergi. &#8220;i miss u like crazy&#8221; katamu sembari memainkan mata penuh canda dan aku membencimu karena tak tahu cara untuk berhenti menumpas rasa ini&#8230;.jawab [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>teriknya siang, tak secadas obrolan &#8220;panas&#8221; dua hari ini. keputusan yang tidak pernah sekalipun berubah. aku dengan mauku, kau dengan inginmu..saling bersikeras tanpa ada yang mau pergi&#8230;saling bertentangan namun segalanya menjadi bersinergi.</p>
<p>&#8220;i miss u like crazy&#8221; katamu sembari memainkan mata penuh canda<br />
dan aku membencimu karena tak tahu cara untuk berhenti menumpas rasa ini&#8230;.jawab ku getas..</p>
<p>dan yakinlah, saat bertemu, obrolan kita tak akan jauh dari rasa&#8230;dan sudah pasti kegelisahan menyeruak kembali hadir&#8230;jeda akan ada diantara riuh canda&#8230;dan seperti biasa, gelisahku akan menjadi resahmu&#8230;resahmu pun akan menstimulus gelisahku&#8230;</p>
<p>kau, aku selalu mampu berpura-pura bahwa semua berjalan normal diluar lingkaran KITA. dan KITA, dengan sadar akan dianggap ABSURD oleh mereka. tapi KITA seringkali tak peduli, selalu berdalih bahwa apa yang kita punya lebih MURNI dibanding penilaian picik mereka.</p>
<p>tidak untuk kali ini, maaf, aku akan peduli dengan keTIDAKNORMALan ini&#8230;<br />
aku peduli dengan KEPICIKAN mereka&#8230;.<br />
terlebih aku peduli pada kebahagiaanku&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.asmaul.org/2010/07/27/segala-tentang-rasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

